Eksekusi Private Placement, ENRG Raup Rp269,5 Miliar
PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), salah satu perusahaan energi yang termasuk dalam Grup Bakrie, mengumumkan rencana untuk melakukan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau private placement senilai Rp 269,50 miliar.
Berdasarkan keterbukaan informasi yang dirilis pada Senin (13/10), ENRG akan menerbitkan sebanyak 350 juta saham baru Seri B dengan nilai nominal Rp 100 per saham. Harga pelaksanaan dari private placement ini ditetapkan sebesar Rp 770 per saham.
Manajemen ENRG menyatakan bahwa seluruh saham baru tersebut akan dibeli oleh PT Samuel International, yang tidak terafiliasi dengan ENRG. Hal ini menjadi salah satu langkah strategis perusahaan untuk memperkuat struktur modal tanpa melibatkan pihak-pihak yang memiliki hubungan khusus dengan perusahaan.
Sebelumnya, aksi private placement ini telah mendapatkan persetujuan dari para pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diadakan pada 26 Juni 2025. Dengan adanya persetujuan ini, proses penerbitan saham baru dapat dilanjutkan sesuai rencana.
Setelah penerbitan saham baru selesai, jumlah modal ditempatkan dan modal disetor penuh ENRG akan meningkat menjadi 26,34 miliar saham atau setara dengan Rp 6,93 triliun. Kenaikan modal ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap kinerja keuangan dan kemampuan perusahaan dalam menjalankan berbagai proyek strategis.
Jika tidak ada hambatan, penerbitan dan distribusi saham baru akan dilakukan pada 20 Oktober 2025. Selanjutnya, pencatatan saham baru di Bursa Efek Indonesia (BEI) akan dilakukan pada 21 Oktober 2025.
Beberapa hal penting yang perlu diperhatikan dalam proses ini antara lain:
Proses penerbitan saham baru akan dilakukan secara transparan dan sesuai regulasi yang berlaku.
Perusahaan akan terus memastikan kepatuhan terhadap aturan tata kelola perusahaan dan keterbukaan informasi.
* Investor dan pemegang saham diharapkan tetap memantau perkembangan terkini dari ENRG melalui saluran resmi perusahaan.
Dengan penambahan modal ini, ENRG berharap dapat memperkuat posisi strategisnya di pasar energi nasional. Selain itu, penambahan modal juga diharapkan mampu mendukung pengembangan infrastruktur dan ekspansi bisnis perusahaan di masa depan.
Seluruh proses yang dilakukan oleh ENRG akan dipantau secara ketat oleh manajemen dan dewan komisaris untuk memastikan keberlanjutan serta pertumbuhan perusahaan.